Tutorial Pencatatan Retur Tukar Barang ke Supplier

03-09-2026 13:46:34, Dibaca: 265

Tujuan

Proses ini digunakan ketika barang diretur ke supplier untuk ditukar dengan barang baru. Karena proses penukaran membutuhkan waktu, diperlukan penanda agar stok yang sedang dalam proses retur tetap dapat dipantau.

Langkah-Langkah

1. Siapkan Gudang Retur

Buat satu gudang baru dengan nama Gudang Retur.

Gudang ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara untuk barang yang sedang menunggu proses penukaran dari supplier.


2. Pindahkan Barang ke Gudang Retur

Saat barang akan diretur ke supplier, lakukan Pemindahan Stok dari Gudang Utama ke Gudang Retur.

Dengan cara ini, stok di gudang utama akan berkurang dan barang yang sedang diproses retur dapat dipantau dengan mudah.


3. Buat Penjualan Konsinyasi

Ketika supplier mengambil barang yang diretur, buat transaksi Penjualan dengan Termin Konsinyasi dengan ketentuan berikut:

  • Buat Pelanggan baru menggunakan nama Supplier yang bersangkutan.

  • Masukkan barang yang diambil oleh supplier sesuai jumlahnya.

Transaksi ini berfungsi sebagai penanda bahwa barang tersebut sedang berada di pihak supplier untuk proses penukaran.

*Catatan: Setelah Penjualan Konsinyasi tersimpan, anda dapat melihat data barang yang berada di supplier (masih dalam proses penukaran) melalui Rekap Penjualan Konsinyasi. Selama transaksi penjualan konsinyasi tersebut belum dibatalkan, berarti barang masih berada di supplier.


4. Batalkan Penjualan Konsinyasi

Setelah supplier mengembalikan barang pengganti, lakukan Pembatalan Penjualan Konsinyasi yang telah dibuat sebelumnya.

Dengan demikian, status barang yang sebelumnya berada di supplier akan selesai.


5. Kembalikan Stok ke Gudang Utama

Terakhir, lakukan Mutasi Stok dari Gudang Retur kembali ke Gudang Utama.

Proses retur selesai dan stok barang kembali tersedia untuk dijual.


Ringkasan Alur

  1. Buat Gudang Retur.

  2. Mutasikan barang dari Gudang Utama → Gudang Retur.

  3. Saat supplier mengambil barang, buat Penjualan Konsinyasi menggunakan nama supplier sebagai pelanggan.

  4. Barang yang masih berada di supplier dapat dipantau melalui Rekap Penjualan Konsinyasi.

  5. Setelah barang pengganti diterima, batalkan Penjualan Konsinyasi.

  6. Mutasikan barang dari Gudang Retur → Gudang Utama.

Tutorial Cetak Shipping Label Marketplace

Tutorial Cetak Shipping Label Marketplace

17-03-2023 - Dibaca: 9177 kali.
Panduan lengkap cara cetak shipping label marketplace di Erzap. Pelajari proses cetak single dan multi label untuk Shopee, Tokopedia, dan TikTok.
Baca selengkapnya...
Software as a Service (SaaS): Pengertian, Karakteristik, dan Manfaat untuk UKM

Software as a Service (SaaS): Pengertian, Karakteristik, dan Manfaat untuk UKM

25-04-2026 - Dibaca: 842 kali.
Pahami SaaS: pengertian, karakteristik, perbandingan SaaS vs on-premise, dan manfaat nyata untuk UKM Indonesia dengan platform ERP terintegrasi.
Baca selengkapnya...
Alur Cetak Resi di Fitur Pick Pack Warehouse Management System

Alur Cetak Resi di Fitur Pick Pack Warehouse Management System

27-04-2026 - Dibaca: 2706 kali.
Panduan lengkap cetak resi di fitur Pick Pack WMS Erzap. Proses printing resi marketplace (Shopee, TikTok, Tokopedia) terintegrasi dalam satu dashboard.
Baca selengkapnya...
Membuat Faktur Pajak Keluaran

Membuat Faktur Pajak Keluaran

08-04-2021 - Dibaca: 13258 kali.
Pencatatan PPN Keluaran sangat penting. Karena Bila tidak didata dengan teliti, maka PKP pemilik suatu usaha akan kesulitan mengetahui berapa nominal yang harus dibayar oleh pemilik usaha tersebut ke Dirjen Pajak. Namun proses pendataan ini tidak mudah untuk dilakukan karena beberapa kendala seperti
Baca selengkapnya...
Melihat Laporan Pada ERZAP

Melihat Laporan Pada ERZAP

08-01-2018 - Dibaca: 12943 kali.
Laporan merupakan hal yang penting dalam menunjang kemajuan suatu perusahaan. Disini ERZ4P telah menyediakan fiktur laporan pada setiap menunya yang bisa anda akses dengan mudah, ikutilah langkah - langkah berikut ini :
Baca selengkapnya...