Cara Mencatat Produksi Barang (Produk Manufaktur) di ERZAP

06-07-2017 16:07:02, Dibaca: 14680

Cara Mencatat Produksi Barang (Produk Manufaktur) di ERZAP

Meta description: Pelajari cara mencatat proses produksi barang di ERZAP, mulai dari penggunaan bahan baku, barang jadi, hingga pembebanan biaya produksi secara otomatis.

Ringkasan

Fitur Produk Manufaktur di ERZAP digunakan untuk mencatat proses perubahan bahan baku menjadi barang jadi (assembling/produksi). Melalui fitur ini, stok bahan baku akan berkurang otomatis dan stok barang jadi akan bertambah, lengkap dengan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) yang akurat dan pencatatan jurnal akuntansi terkait biaya produksi.

Prasyarat

  • Memiliki hak akses untuk modul Inventori-Produksi.
  • Mapping data produk bahan baku Ditandai Sebagai Bahan di Settingan Data Master Produk.
  • Mapping data produk hasil produksi sebagai Produk Hasil Produksi di Settingan Data Master Produk.
    Isi kolom Komposisi Bahan dengan daftar bahan yang digunakan. Dengan begitu, saat Produk Hasil Produksi dipilih pada menu Pembuatan Produksi, List Daftar Bahan akan otomatis terisi sesuai komposisi yang telah diatur pada Master Produk.
  • Stok bahan baku yang cukup di gudang yang dipilih.
  • Sudah mengatur akun Kas/Bank dan akun Beban jika ingin mencatat biaya produksi yang langsung memotong saldo keuangan.

Langkah-Langkah

  1. Navigasi ke menu Inventori > Produksi Barang > Produksi Langsung.
  2. Isi informasi utama pada panel header:
    • Gudang: Pilih gudang tempat bahan baku diambil dan barang jadi disimpan.
    • Tanggal Produksi: Secara default terisi tanggal hari ini.
    • Penanggung Jawab: Masukkan nama staf yang bertanggung jawab atas proses produksi ini.
    • Proyek: (Opsional) Pilih proyek terkait jika Anda menggunakan modul Proyek untuk pelacakan biaya.
  3. Pada bagian Hasil Produksi, masukkan produk yang dihasilkan:
    • Cari produk berdasarkan Nama atau Barcode.
    • Isi Jumlah produk yang berhasil diproduksi.
    • Jika produk menggunakan No Batch, isi kolom No Batch dan Tgl ED (Kadaluwarsa).
    • Isi kolom @HPP (Harga Pokok per unit). Anda bisa menggunakan tombol 'Hitung HPP Otomatis' setelah semua bahan dan biaya terisi.
  4. Pada bagian Daftar Bahan, tentukan bahan baku yang digunakan:
    • Jika Anda sudah memiliki BOM (Bill of Materials), Anda dapat memilihnya agar daftar bahan terisi otomatis. Cara membuat BOM
    • Jika tidak menggunakan BOM, masukkan bahan baku secara manual satu per satu.
    • ERZAP akan menghitung HPP Bahan secara otomatis berdasarkan metode FIFO dari stok yang ada di gudang terpilih.
  5. Pada bagian Biaya Produksi (Opsional), masukkan biaya tambahan di luar bahan baku:
    • Pilih Jenis Biaya:
      • Nilai Penambah HPP: Biaya yang hanya menambah nilai HPP barang jadi tanpa membuat jurnal pengeluaran uang.
      • Biaya Produksi: Biaya yang memotong Kas/Bank secara langsung dan otomatis membuat jurnal ke Akun Beban yang dipilih pada kolom Aksi.
      • Hutang Biaya Produksi: Biaya yang akan tercatata sebagai hutang beban kepada supplier/pihak ketiga di sistem. Klik Buat Hutang Beban untuk mengatur akun dan supplier.
      • Hutang Pembelian: Biaya jasa pihak ketiga yang akan membentuk Faktur Pembelian Jasa.
    • Isi Nilai biaya yang dikeluarkan.
  6. Klik tombol Hitung HPP Otomatis di bawah tabel Hasil Produksi untuk membagi total nilai bahan dan biaya secara proporsional ke barang jadi.
  7. Pastikan Total HPP Hasil Produksi sudah seimbang (seimbang) dengan Total Bahan + Biaya. Jika ada selisih kecil karena pembulatan, ERZAP akan menawarkan pembuatan baris "Beban Pembulatan" secara otomatis.
  8. Pilih tindakan penyimpanan:
    • Klik Simpan Sementara jika data masih berupa draf dan belum ingin memotong stok.
    • Klik Simpan untuk memfinalisasi produksi. Setelah diklik, sistem akan langsung memotong stok bahan, menambah stok barang jadi, dan mencatat jurnal akuntansi.


Verifikasi

Setelah menekan tombol Simpan, Anda akan diarahkan ke halaman Nota Produksi. Pastikan status produksi adalah Sukses. Anda dapat memverifikasi keberhasilan proses melalui:

  • Menu Inventori > Lihat Stok: Periksa apakah stok bahan baku sudah berkurang dan barang jadi sudah bertambah.
  • Menu Akunting > Jurnal: Periksa jurnal otomatis yang terbentuk untuk memastikan nilai persediaan dan biaya sudah tercatat dengan benar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa muncul peringatan "Total HPP Hasil Produksi tidak sama dengan Total Bahan + Biaya"?

Sesuai prinsip akuntansi, total nilai input (bahan + biaya) harus sama dengan total nilai output (barang jadi). Gunakan tombol Hitung HPP Otomatis untuk membantu sistem menghitung nilai @HPP barang jadi agar tepat seimbang dengan total biaya yang dikeluarkan.

Apakah data produksi yang sudah disimpan bisa diedit?

Data dengan status Simpan Sementara dapat diedit kembali. Namun, data yang sudah di-klik Simpan (Final) tidak dapat diedit karena sudah memengaruhi stok dan jurnal akuntansi. Jika terjadi kesalahan, Anda harus membatalkan (void) transaksi tersebut dan membuat baru.

Berapa lama batas waktu untuk membatalkan transaksi produksi?

Transaksi produksi yang sudah difinalisasi dapat dibatalkan maksimal dalam waktu 30 hari sejak tanggal transaksi, dengan catatan periode akuntansi bulan tersebut belum ditutup.

Mengapa stok bahan baku saya tidak berkurang padahal sudah Simpan Sementara?

Status Simpan Sementara hanya menyimpan draf data. Stok hanya akan terpotong secara nyata setelah Anda menekan tombol Simpan yang memfinalisasi status transaksi menjadi Sukses.

 


Sekian tutorial 'Cara Mencatat Produksi Barang (Produk Manufaktur) di ERZAP' dan jika dirasa ada pertanyaan lebih lanjut anda bisa langsung menghubungi kami pada kontak yang telah disediakan pada halaman ERZAP, Terima Kasih.  

Belum punya akun ERZ4P ? daftarkan usaha anda sekarang juga.

Alur Pencatatan PPh 21 Gaji Karyawan: Panduan Lengkap

Alur Pencatatan PPh 21 Gaji Karyawan: Panduan Lengkap

25-04-2026 - Dibaca: 660 kali.
Pelajari alur pencatatan PPh 21 gaji karyawan: perhitungan TER, natura & kenikmatan, THR/bonus, jurnal akuntansi, hingga pelaporan. Panduan lengkap 2024.
Baca selengkapnya...
Fitur Multi Satuan Erzap

Fitur Multi Satuan Erzap

08-07-2021 - Dibaca: 12667 kali.
Erzap kini telah merilis fitur Multi Satuan yang dapat mempermudah anda untuk mengelola Stok Barang yang memiliki banyak satuan untuk satu produk. Fitur ini cocok digunakan untuk anda yang membeli barang dalam satuan besar dan dijual kembali dalam satuan kecil seperti yang ditemukan di usaha Grosir, Pengecer, atau Agen.
Baca selengkapnya...

Laporan Laba Rugi: Pengertian, Komponen, dan Cara Mengelolanya

09-09-2022 - Dibaca: 6786 kali.
Laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang mencatat pendapatan dan beban perusahaan dalam periode tertentu. Pelajari komponen, jenis, dan cara mengelolanya.
Baca selengkapnya...
LANGKAH - LANGKAH PEMBUATAN JURNAL

LANGKAH - LANGKAH PEMBUATAN JURNAL

17-10-2017 - Dibaca: 17301 kali.
jurnal merupakan karya tulis ilmiah yang memilik isi pembahasan yang cukup luas dengan isi yang padat, Dengan tiap halaman memiliki pembahasan yang berisi.
Baca selengkapnya...
Bisnis Lebih Cerdas Ditenagai AI

Bisnis Lebih Cerdas Ditenagai AI

02-07-2026 - Dibaca: 457 kali.
AI (Artificial Intelligence) membantu memprediksi kebutuhan stok, menjawab pertanyaan bisnis secara instan, mempercepat input data, dan menjelaskan laporan keuangan secara otomatis — semua terintegrasi dalam satu sistem, Erzap ERP.
Baca selengkapnya...